Gereja Kristen Kalam Kudus Tepas Kesamben

Teguran Kasih

Teguran Kasih
Galatia 2:11-14 Teguran sering terasa tidak nyaman, tetapi teguran yang disampaikan dengan kasih dapat menjadi alat Tuhan untuk mengembalikan seseorang kepada kebenaran. Paulus menunjukkan hal itu ketika ia menegur Petrus di Antiokhia. Petrus sebelumnya makan bersama orang-orang bukan Yahudi. Namun, ketika beberapa orang datang dari pihak Yakobus, P…

Tekanan Sosial

Tekanan Sosial
Galatia 2:1-10 Sering kali kita tahu apa yang benar, tetapi sulit mempertahankannya ketika berada di tengah tekanan kelompok. Kita takut berbeda, takut ditolak, atau ingin mendapatkan penerimaan dari orang lain. Inilah yang sering disebut tekanan sosial . Paulus menghadapi tekanan yang serupa. Ada orang-orang yang berusaha menambahkan aturan-aturan t…

Renungan Harian : Malu Bukan Tabu

Renungan Harian : Malu Bukan Tabu
Galatia 1:11-24 Setiap orang memiliki masa lalu. Ada pengalaman yang membuat kita bangga, tetapi ada juga yang ingin kita sembunyikan karena merasa malu. Namun, masa lalu yang kelam tidak berarti hidup kita tidak lagi berguna bagi Tuhan. Paulus pernah menjadi seorang yang sangat giat dalam agama Yahudi. Ia bahkan menganiaya jemaat dan berusaha mengh…

Ikuti Injil yang Orisinal

Ikuti Injil yang Orisinal
Galatia 1:1-10 Di zaman sekarang, barang imitasi bisa dibuat begitu mirip dengan aslinya sehingga sulit dibedakan. Namun, sebagus apa pun tiruannya, tetap bukan barang yang orisinal. Demikian juga dengan Injil. Ada ajaran yang tampak benar, tetapi sebenarnya telah mengubah inti Injil Kristus. Paulus menulis kepada jemaat di Galatia karena mereka mul…

Tindakan Allah yang Penuh Misteri

Tindakan Allah yang Penuh Misteri
2 Samuel 24 Ada banyak hal dalam hidup yang tidak dapat kita mengerti. Kita sering bertanya, “Mengapa Tuhan mengizinkan hal ini terjadi?” Namun, sebagai manusia yang terbatas, kita tidak mungkin memahami seluruh pekerjaan Allah yang tidak terbatas. 2 Samuel 24 menceritakan sensus yang dilakukan Daud. Yoab sempat mengingatkan Daud, tetapi Daud tetap …